📍

Teaċ Daṁsa | MÁM.

62 hari lagi dance performance
MÁM adalah karya tari kontemporer yang kuat berakar pada tradisi Irlandia, diciptakan oleh koreografer Michael Keegan-Dolan dan dipentaskan oleh perusahaan tarinya Teaċ Daṁsa. Terinspirasi oleh lanskap Semenanjung Dingle — wilayah asalnya, tempat bahasa Irlandia dan legenda-legendanya tetap hidup — karya ini mengambil namanya dari kata Irlandia untuk sebuah terusan gunung, membangkitkan ambang antara yang dikenal dan yang tidak dikenal. Karya ini menyatukan energi tari langkah tradisional Irlandia dan kelancaran gerakan kontemporer. Di pusat drama, seorang gadis muda menyaksikan upacara meriah yang sedang berlangsung dan membuat tubuh membara serta kaki menghantam tanah dalam ritual berirama. Sekitar selusin penari tampil bersama dengan ansambel tujuh musisi Berlin stargaze dan maestro concertina Cormac Begley, yang permainannya mendasari musik di jantung karya ini. Tabrakan antara muda dan tua, masa lalu dan masa depan, mendorong tari menjadi perayaan yang sangat bergema. Pertunjukan berlangsung tanpa istirahat dan berlangsung sekitar 1 jam 10 menit. Tiket berharga mulai dari $49 hingga $89 (termasuk pajak dan biaya), dengan tarif pemuda juga tersedia. Produksi ini dipersembahkan oleh Danse Danse di Théâtre Maisonneuve, Montreal.

Daftar Acara

Teaċ Daṁsa

Teaċ Daṁsa is an Irish traditional music and dance company led by choreographer Michael Keegan-Dolan, known for productions such as 'Cion' and 'Mac Óg' that blend sean-nós dance with contemporary theatrical elements.

stargaze

Stargaze is a Norwegian contemporary classical ensemble led by conductor André de Ridder, known for bridging classical and experimental music. Notable projects include their collaborations with artists like Ólafur Arnalds and their reimagining of works by composers such as Helmut Lachenmann.

Cormac Begley

Cormac Begley adalah pemain concertina Irlandia dari County Kerry, yang dikenal karena eksplorasi mendalam terhadap musik tradisional Irlandia. Album-albumnya 'Cormac Begley' (2017) dan 'Beneath' (2020) menampilkan gaya concertina nada rendah yang khas miliknya.