Craqueline adalah kisah dua sepupu, Bertille dan Mélissa, yang terhubung melalui nenek mereka Jacqueline — seorang juru masak dan pembuat kue yang penuh semangat, yang selalu menutup makan malam perayaan dengan Saint-Honoré. Kenangan akan kue pastri yang renyah, choux yang lembut, karamel yang kriuk, dan krim vanila yang lembut menjadi inti dari proyek ini: keinginan agar satu gigitan saja bisa membawa kembali ke masa kecil. Setelah sepuluh tahun mendalami pastri, cokelat, serta dapur gastronomi dan berbintang Michelin, Bertille membuka toko ini dan Mélissa segera bergabung dengannya. Namanya merupakan sindiran jenaka pada craquelin yang menghiasi kue sus krim sekaligus penghormatan kepada Jacqueline itu sendiri.
Setiap hari, tim membuat berbagai macam choux à la crème dengan tangan, mengikuti pergantian musim sehingga cita rasanya berganti sepanjang tahun. Pilihan yang tersedia saat ini antara lain vanila, cokelat, karamel, kopi, yuzu lemon, praliné, pistachio, dan markisa, dengan pilihan lain yang akan hadir — tersedia secara satuan (€3,10) atau dalam kotak isi enam (€18). Untuk acara-acara istimewa, hidangan berbagi yang dibuat berdasarkan pesanan dapat dipesan 48 jam sebelumnya, termasuk Saint-Honoré klasik dengan vanila Madagaskar dan karamel vanila mentega asin, atau "Saint Ho' du moment" dengan cita rasa pilihan sang chef, dalam ukuran untuk 3-4 hingga 6-8 porsi.
Craqueline menerapkan pendekatan yang bertanggung jawab dengan rantai pasokan lokal yang pendek, dengan cermat memilih mitra lokal berkualitas seperti tepung organik dari Moulin de Sauret di Montpellier, telur segar dari Pic Saint-Loup, dan cokelat Valrhona. Tempat ini juga merupakan ruang teh dan kafe, menawarkan beragam pilihan minuman panas dan dingin untuk dinikmati di tempat atau dibawa pulang, yang dibuat bersama para produsen regional seperti Café Bun, Si le thé m'était conté, jus SIBIO, dan BB Kombucha — teman sempurna untuk menikmati sedikit gigitan nostalgia.